Jantan, betina, dan banci

Selain kesegarannya, kelezatan kepiting ternyata juga ditentukan oleh jenis kelaminnya. Setidaknya, ada 3 jenis kepiting bakau yang umum ditemukan di Indonesia, yaitu jantan,betina, dan banci. Untuk anda yang penyuka daging banyak serta capit besar, tentu kepiting jantanlah yang harus dipilih. Cirinya, kepiting ini bertubuh besar, capitnya juga besar, dan cirinya adalah segitiga lancip di bagian perut. Sedangkan pada kepiting betina memberikan kelezatan telur kepiting yang gurih, walaupun badan dan capitnya relatif lebih kecil daripada kepiting jantan.

Ciri khas kepiting ini memiliki bentuk segitiga lebar di bagian perutnya. Untuk mengecek kepiting betina bertelur atau tidak, Anda bisa mengecek dengan cara mengintip celah antara cangkang atas dan bawah di bagian belakang. Sementara kepiting banci mempunyai semua keunggulan yang ada untuk kedua jenis kepiting yang sebelumnya. Selain mempunyai badan dengan capit yang besar, kepiting banci juga mempunyai lapisan khusus dengan bentuk dan rasanya mirip dengan telur kepiting betina. Selain itu, daging kepiting banci mempunyai rasa yang lebih manis dan gurih. Menurut chef Epi, kepiting yang layak dikonsumsi berkisar antara 300 – 700 gram saja per ekor.

Alasannya, daging kepiting masih segar dan manis karena masih muda. Di atas 700 gram, daging kepiting biasanya sudah agak hambar karena terlalu tua. Untuk mematikan kepiting sebelum diolah, ada 3 cara yang umum digunakan. Yaitu menusuk tepat di bagian tengah perutnya, direbus, atau direndam dalam air es hingga kepiting pingsan. Setelah itu kepiting dibersihkan, lalu dibelah. Jangan lupa retakkan cangkang pada capitnya agar memudahkan penyerapan bumbu, dan mudah disantap. Nah, kepiting pun siap dimasak. Teknik memasaknya ada beberapa cara. Digoreng, kukus, rebus atau dimasak langsung.

Mengukus akan mempertahankan kaldu kepiting dan lebih sehat dibandingkan digoreng. Jika direbus, kaldu dan rasa kepiting berkurang karena larut dalam air rebusan. Untuk mempertahankan kelezatan kepiting, Chef Epi menyarankan dimasak langsung bersama bumbu yang sudah disiapkan. “Selain praktis, rasa kaldu kepiting tetap terjaga,” jelasnya. Singaporean Chilli Crab paling populer. Anda bisa menumis bawang putih, bawang bombay, jahe, dan daun bawang, lalu ditambahkan saus cabai, saus tomat, telur kocok dan air. Masukkan kepiting, dan rebus hingga saus meresap dan mengental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *